Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ayah dan Ibu yang aku cintai,
bagaimana kabar di rumah?
Semoga Ayah dan Ibu selalu sehat, bahagia, dan dalam lindungan Allah.
Sudah sekian lama aku di pondok.
Setiap hari aku belajar, beribadah, dan mencoba menjadi anak yang lebih baik.
Tapi jujur, ada saat-saat di mana aku sangat rindu rumah.
Rindu suasana pagi di rumah, rindu suara Ibu memanggil untuk makan,
dan rindu senyum Ayah saat aku bercerita.

Di pondok, aku belajar banyak hal.
Aku belajar bangun sendiri, mencuci baju sendiri, dan mengatur waktu sendiri.
Awalnya sulit, tapi lama-lama aku sadar
inilah cara Allah mengajarkan aku tentang kemandirian dan tanggung jawab.
Kadang saat malam tiba dan suasana asrama mulai tenang,
aku menatap langit dan membayangkan wajah Ayah dan Ibu.
Di saat itu, aku hanya bisa berdoa,
“Ya Allah, jagalah kedua orang tuaku, bahagiakan mereka seperti mereka membahagiakanku.”
Ayah, Ibu…
Terima kasih sudah mengizinkan aku menuntut ilmu di pesantren.
Aku tahu, tidak mudah melepas anak pergi jauh.
Tapi percayalah, setiap kali aku belajar, setiap kali aku berdoa,
aku selalu ingat wajah Ayah dan Ibu yang sabar dan penuh kasih.
Doa kalian adalah kekuatanku di sini.
Setiap kali aku lelah, aku teringat bahwa di rumah ada dua orang yang selalu mendoakan tanpa henti.
Itulah yang membuatku semangat untuk terus belajar dan tidak menyerah.
InsyaAllah, suatu hari nanti aku ingin pulang dan berkata,
“Ayah, Ibu… terima kasih. Doa kalian membuatku sampai di sini.”
Untuk sekarang, biarlah aku terus belajar di pondok ini.
Belajar tentang ilmu, tentang kehidupan, dan tentang bagaimana menjadi anak yang bisa membanggakan kalian berdua.
Doaku setiap hari selalu sama:
semoga Allah menjaga kalian, memberi umur panjang, dan mempertemukan kita dalam keadaan bahagia.
Dari anakmu di pondok,
yang selalu merindukan Suasana rumah,
Surat ini mungkin sederhana, tapi setiap kalimatnya penuh makna.
Begitulah hati seorang santri diam, tapi selalu berdoa.
Rindu, tapi tetap tegar demi ilmu dan masa depan.

Doa terbaik untuk anak anak ku yg sedang menuntut ilmu di Assalafie
Berkah selalu ilmunya
Sukses selalu
Sholeh sholehah anak anak ku 😘🥰
Teruntuk anak ku yang saat ini tengah berjuang untuk menuntut ilmu, bukan ayah dan ibu tega menjauhkan kamu dari kami. Tapi kelak engkau akan tahu apa dan kenapa ayah dan ibu menitipkan mu di pondok. Untuk mu anak ku, tetap semangat belajar nak. Abah dan Ibu pernah bilang jika doa orang tua kepada anaknya itu laksana doa nabi kepada umatnya, maka doa ayah dan ibu tak pernah putus untuk mu anak ku.
Salam rindu ayah untuk anakku di kamar 58 Darul Auzan Muhammad Lutfie Al-farouq
Menjadi santri adalah pemuda pemudi terpilih, yang telah Allah SWT kehendaki. Menuntut ilmu di pondok pesantren mengajarkan untuk menjadi pribadi mandiri, berikan dan berakhlaqul karimah.
Menjadi santri adalah pemuda pemudi terpilih, yang telah Allah SWT kehendaki. Menuntut ilmu di pondok pesantren mengajarkan untuk menjadi pribadi mandiri, beriman dan berakhlaqul karimah.