
Pembacaan Qosidah Burdah merupakan salah satu karya sastra Islam yang sangat terkenal dan banyak diamalkan di berbagai kalangan, khususnya di lingkungan pesantren. Qosidah ini berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW serta ungkapan cinta dan penghormatan yang mendalam, sehingga memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi para pembacanya. Keindahan bahasa serta makna yang terkandung di dalamnya menjadikan Qosidah Burdah sebagai media yang efektif dalam menumbuhkan rasa mahabbah kepada Rasulullah.
Di Pondok Pesantren Assalafie, pembacaan Qosidah Burdah dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa pagi setelah pelaksanaan sholat Subuh berjama’ah. Kegiatan ini menjadi salah satu amalan yang dijaga konsistensinya sebagai bentuk pembiasaan bagi santri dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya dilatih dalam membaca syair berbahasa Arab dengan baik dan benar, tetapi juga diajak untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, pembacaan Qosidah Burdah tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan di jeramba asrama santri masing-masing, sehingga setiap santri dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat. Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini turut mempererat ukhuwah antar santri di lingkungan asrama.
Adapun yang membimbing jalannya kegiatan adalah para pengurus asrama Pondok Pesantren. Mereka bertanggung jawab dalam mengarahkan, memimpin pembacaan, serta memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan.
