
Kegiatan pembacaan marhaban rutin merupakan salah satu agenda keagamaan yang dilaksanakan setiap malam Jum’at di Pondok Assalafie. Kegiatan ini diselenggarakan di masing-masing asrama santri, yang terdiri dari Asrama Darunnajah (SLTP), Asrama Darussalam (SLTA), Asrama Darul Auzan (Program Unggulan Kitab Kuning), Asrama Daruttahfidz (Program Unggulan Tahfidz Al-Qur’an), serta Asrama Unggulan SMPNU. Setiap asrama melaksanakan kegiatan ini secara mandiri dengan tetap mengikuti susunan acara yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan marhaban tidak hanya berfokus pada pembacaan kitab maulid semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan kemampuan santri, khususnya dalam bidang keagamaan dan keterampilan berbicara di depan umum. Oleh karena itu, dalam rangkaian kegiatan turut disisipkan kegiatan muhadharah dan latihan khitobah, yang bertujuan untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan pesan-pesan keislaman secara baik dan benar.

Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk pengagungan terhadap kalamullah. Selanjutnya, para santri bersama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan dan penghormatan. Setelah itu, pembimbing santri memberikan sambutan yang berisi arahan dan motivasi.
Memasuki inti kegiatan, para santri melaksanakan latihan khitobah sesuai dengan petugas yang telah dijadwalkan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam melatih mental dan kemampuan public speaking santri. Apabila terdapat informasi penting, maka akan disampaikan pada sesi pengumuman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian mau’idzah hasanah yang berisi nasihat dan pesan-pesan keagamaan sebagai bekal kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan do’a bersama yang dipanjatkan dengan harapan memperoleh keberkahan dan ridha Allah SWT. Adapun petugas pelaksana seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan santri yang mendapatkan giliran berdasarkan pembagian kamar di masing-masing asrama, sehingga seluruh santri memiliki kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif.
