Lompat ke konten
Menu
  • Berita
  • Sejarah
    • Profil Pesantren
    • Biografi KH. Syaerozie bin KH. Abdurrohim
  • Personalia
    • Struktur Kepengurusan Assalafie
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat I
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat II
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat III
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat IV
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat V
  • Lembaga
    • Metode Auzan
    • Metode Ilhamqu
    • Mts & MA NU Assalafie
    • Madrasah Al Hikamus Salafiyah Putri (MHSP)
    • Laziswa Qinthorul Barokah
    • Ikatan dan Alumni Santri Assalafie & Assalafiat (IKTASA)
    • Forum Kajian Kutub Turots Assalafie (FOKKTA)
    • Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPA)
    • Badan Informasi dan Penerbitan Assalafie (BIPA)
    • Jamiyyah Pengelola Makan Assalafie (JPMA)
    • Badan Kreativitas Santri Assalafie (BAKREAS)
    • Komunitas Bahas Asing Assalafie (KOBASA)
    • Majalah Salafuna
  • Agenda
    • Durus Nasy’ah As Shobahiah (DNS)
    • Durus Nasy’ah Al Lailah (DNL)
    • Muhafadzoh Lalaran
    • Pengajian Al Quran dan Juz Amma
    • Pengajian Kitab Kuning
    • Majlis Taklim Masyarakat
    • Peringatan Maulid Nabi & Haul Muassis Pesantren
    • Peringatan Rojabiyah, Khotmil Quran & Akhirussanah
    • Pembacaan Barzanji (Marhabanan)
  • Tausyiah
  • Galeri
    • Muassis Ma’had
    • Dewan Masyayikh
    • Kegiatan Santri
    • Kegiatan Alumni
    • Infrastruktur Pesantren
    • Infrastruktur Madrasah
  • Karya Ilmiah
    • ARTIKEL
    • SASTRA
    • FOKKTA
  • Download
  • Kontak
  • Cari
  • Berita
  • Sejarah
    • Profil Pesantren
    • Biografi KH. Syaerozie bin KH. Abdurrohim
  • Personalia
    • Struktur Kepengurusan Assalafie
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat I
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat II
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat III
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat IV
    • Struktur Kepengurusan Assalafiat V
  • Lembaga
    • Metode Auzan
    • Metode Ilhamqu
    • Mts & MA NU Assalafie
    • Madrasah Al Hikamus Salafiyah Putri (MHSP)
    • Laziswa Qinthorul Barokah
    • Ikatan dan Alumni Santri Assalafie & Assalafiat (IKTASA)
    • Forum Kajian Kutub Turots Assalafie (FOKKTA)
    • Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPA)
    • Badan Informasi dan Penerbitan Assalafie (BIPA)
    • Jamiyyah Pengelola Makan Assalafie (JPMA)
    • Badan Kreativitas Santri Assalafie (BAKREAS)
    • Komunitas Bahas Asing Assalafie (KOBASA)
    • Majalah Salafuna
  • Agenda
    • Durus Nasy’ah As Shobahiah (DNS)
    • Durus Nasy’ah Al Lailah (DNL)
    • Muhafadzoh Lalaran
    • Pengajian Al Quran dan Juz Amma
    • Pengajian Kitab Kuning
    • Majlis Taklim Masyarakat
    • Peringatan Maulid Nabi & Haul Muassis Pesantren
    • Peringatan Rojabiyah, Khotmil Quran & Akhirussanah
    • Pembacaan Barzanji (Marhabanan)
  • Tausyiah
  • Galeri
    • Muassis Ma’had
    • Dewan Masyayikh
    • Kegiatan Santri
    • Kegiatan Alumni
    • Infrastruktur Pesantren
    • Infrastruktur Madrasah
  • Karya Ilmiah
    • ARTIKEL
    • SASTRA
    • FOKKTA
  • Download
  • Kontak
Pondok Pesantren Assalafie Babakan

Madrasah Al Hikamus Salafiyah Putri (MHSP)

Setelah satu dasawarsa mendirikan pondok pesantren putra putri Assalafie Babakan Ciwaringin Cirebon, KH. Syaerozie Abdurrohim bersama istri Nyai Hj. Tasmi’ah Syaerozie mencanangkan sistem pendidikan berbasis madrasah bagi santri putri Asalafiyat yang semakin hari kuantitasnya semakin banyak.


Gagasan yang diungkapkan pada tahun 1981 ini mendapat respon positif dan dukungan dari masyarakat, dewan pengurus dan wali santri. Di mana sebelumnya para santri putri hanya belajar dengan menggunakan sistem pengajian bandongan dan sorogan. Sedangkan santri putra sudah lebih dulu menggunakan sistem madrasah, melalui Madrasah Al Hikamus Salafiyah (MHS).


Embrio berdirinya MHS Putri adalah majelis pengajian untuk santri putri Assalafiat yang dikenal dengan istilah takhasus, pada tahun 1981, di mana takhasus terdiri dari dua kelas dengan waktu yang berbeda yaitu pagi dan sore. Takhassus kelas pagi untuk santri putri yang tidak sekolah formal, sedangkan takhasus kelas sore diperuntukkan bagi santri putri yang sekolah formal. Saat itu terdapat sekitar 50 siswi yang mengikuti program takhasus.


Memasuki tahun 1983, sistem dan kurikulum program pengajian takhasus pagi dan sore dirubah sesuai kebutuhan dan perkembangan jumlah santri putri. Direalisasikanlah gagasan pendirian madrasah putri, walaupun saat itu baru memiliki 3 (tiga) kelas. Di antara pengurus pondok
putri Assalafiyat yang turut andil dalam berdirinya madrasah tersebut adalah; Ibu Hj. Maemunah (Pagarsih Bandung), Ibu Tanidah (Bulak Indramayu) dan para pengurus pondok putri dan putra lainnya. Semenjak berdiri, madrasah tersebut belum mempunyai nama. Kemudian pada tahun 1987, berdasarkan arahan dari bapak pengasuh KH. Syaerozie Abdurrohim dan Nyai Hj. Tasmi’ah Syaerozie serta restu para kiai Babakan, madrasah tersebut diberi nama Madrasah Al HikamusSalafiyah Putri disingkat menjadi MHSP, hal inimelengkapi keberadaan Madrasah Al Hikamus Salafiyah (MHS) bagi santri putra di pondok pesantren Babakan Ciwaringin yang sudah berdiri beberapa tahun sebelumnya.


Sejalan dengan waktu, Madrasah Al Hikamus Salafiyah Putri (MHSP) berkembang semakin pesat. dari jumlah siswi yang awalnya 50 orang, pada tahun 2016 ini jumlah siswi MHSP berjumlah 630 orang yang tersebar di tiga tingkatan Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Dari awalnya 3 kelas, saat ini sudah mencapai 22 kelas dan 2 ruang guru.


Setelah sistem madrasah berjalan efektif, di mana waktu belajar mengajarnya siang hari mulai pukul 14.00 – 16.30, embrio kelahiran MHSP yaitu kegiatan takhasus masih tetap dipertahankan, hanya saja kegiatan ini diperuntukkan khusus bagi santri putri yang tidak sekolah formal, jadi yang tetap berjalan sampai sekarang adalah takhasus kelas pagi, ada 3 kelas ; Ula, Wustho dan Ulya, kegiatan belajar takhasus ini pada waktu dhuha pukul 08.00 – 11.00 BBWI.

Saat ini, struktur pengelolaan Madrasah Al Hikamus Salafiyah putri (MHSP) adalah sbb : Dewan Pembina ; KH. Azka Hammam Syaerozie, KH. Yasyif Maemun Syaerozie. Dewan Keluarga ; KH. Aziz Hakim Syaerozie, KH. Abdul Muiz Syaerozie, KH. Arwani Syaerozie. Dewan Pelaksana ; KH. Ahmad Mufid Dahlan (kepala madrasah tingkat tsanawiyah dan aliyah), KH. Lukman Hakim (kepala madrasah tingkat ibtidaiyah). Di bawah struktur ini, ada koordinator staf, sekretaris, bendahara, wali kelas dan dewan asatidz. Dalam rangka mengawal visi dan misi Madrasah Al Hikamus Salafiyah Putri (MHSP) yaitu memperkuat pilar keimanan dan keislaman para santri, mengoptimalkan bakat dan kemampuan pemahaman kitab kuning serta menyingkronkan spirit ruhani dan jasmani, agar tercipta generasi muslim Indonesia yang berwawasan luas, berkarakter dan berdedikasi terhadap agama dan bangsa. Madrasah AlHikamus Salafiyah Putri fokus pada ranah pendidikan tafaqquh fiddin berbasis kitab kuning, dengan metode pengajian bandongan, pengajian sorogan, muhafadzoh dan musyawaroh.

Pendiri Pesantren

“Wiridane santri iku maca Al-Qur`an
lan deres pelajaran”

Al-Magfurlah KH. Syaerozie Abdurrohim

“Sesungguhnya hakikat kaya raya adalah bukan kaya uang, tapi kaya pikirannya, kaya hatinya, yang dimana tidak toma dan tidak sentimen pada orang lain”

KH. Azka Hammam Syaerozie, Lc

“Kepercayaan adalah keutamaan, tidak ada
keutamaan bagi orang yang tidak dapat di percaya”

KH. Yasyif Maemun Syaerozie

” Diakui itu lebih susah dari pada mengakui, maka yang paling ditakuti santri ialah ketika tidak di akui oleh kiayinya. “

KH. Ahmad Mufid Dahlan, S.Kom.I

“Jika orang ingin langkahnya mudah dan
berkah, maka gunakanlah kuncinya yaitu bismillah. ”

KH. Lukman Hakim, MA, M.M

“Ilmu dan amal itu harus seimbang, karena orang
yang berilmu adalah orang yang memiliki derajat di hadapan Allah”

KH. Aziz Hakim Syaerozie, S.Fil

“Tobat itu harus ada dalam jiwa kita, jika ada rasa tobat dalam jiwa kita, maka jiwa kita akan semakin sempurna.”

KH. Abdul Muiz Syaerozie, M.H.I

“Ketika di Pesantren santri harus siap perihatin, karena tidak
seenak & sebebas di rumah.”

Dr. KH. Arwani Syaerozi, Lc., M.A

MISI

Menciptakan generasi muda islam yang berwawasan luas, berkarakter serta berdedikasi terhadap agama dan bangsa.


Melestarikan tradisi intelektual lama dan melengkapi dengan tradisi intelektual baru.

VISI

Pondok Pesantren Assalafie bertekad memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, ikut berpartisipasi mencetak sumber daya manusia yang kompeten, serta menciptakan kader-kader muslim yang berilmu, beriman, bertaqwa dan berakhlaqul karimah, sehingga mampu menampilkan dirinya sebagai figur khairul ummah (teladan masyarakat)

  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • YouTube

Copyright © 2026 Pondok Pesantren Assalafie Babakan. All Rights Reserved.

Tema Codilight oleh FameThemes
WhatsApp
Selamat datang! Anda sedang terhubung dengan Admin Pesantren Assalafie Babakan. Klik tombol di bawah untuk mulai mengirim pesan
Kirim Pesan