Pekan Festival Santri: Ajang Kreativitas Banjari dan Kaligrafi Sambut Maulid & Haul XXVI

Sebagai bagian dari rangkaian pra acara Maulid Nabi SAW dan Haul ke-26 Al-Maghfurlah Mama KH. Syaerozie Abdurrohim beserta para sesepuh dan guru-guru, Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin menggelar Pekan Festival Santri pada Ahad, 28 September 2025.

Festival ini menampilkan dua cabang utama, yakni Banjari dan Kaligrafi, yang diikuti oleh para santri putra-putri dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi santri untuk menunjukkan bakat seni mereka sekaligus memperkuat kecintaan terhadap tradisi pesantren.

✦ Seni Banjari: Irama Shalawat yang Menggetarkan

Grup-grup banjari dari berbagai asrama tampil membawakan lantunan shalawat dengan iringan rebana khas pesantren. Suasana syahdu dan semangat terasa berpadu dalam setiap penampilan, mencerminkan kecintaan santri kepada Rasulullah SAW. Penampilan mereka dinilai dari kekompakan, vokal, kreativitas aransemen, dan adab dalam bershalawat.

✦ Kaligrafi: Menjaga Warisan Seni Islam

Di sisi lain, para peserta kaligrafi memperlihatkan keter ampilan mereka dalam merangkai ayat dan lafadz suci dalam bentuk tulisan indah. Aktivitas ini tidak hanya menekankan keindahan visual, tetapi juga ketelitian, kekhusyukan, dan pemaknaan spiritual dalam berkarya.

Kegiatan festival ini tidak sekadar perlombaan, tetapi juga pembinaan karakter, seni, dan budaya Islam. Antusiasme peserta dan dukungan dari dewan asatidz menambah semarak suasana, menjadikan acara ini sebagai salah satu momentum penting menjelang perayaan puncak Maulid Nabi SAW & Haul XXVI.

Melalui Pekan Festival Santri, Pondok Pesantren Assalafie kembali menegaskan perannya dalam mencetak generasi yang kreatif, religius, dan berbudaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *