Babakan, Ciwaringin, Cirebon — Suasana haru, bangga, dan penuh khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin pada Ahad pagi, 15 Juni 2025 M. Ratusan santri, wali santri, serta masyarakat sekitar memadati lokasi untuk menyaksikan Pementasan Khotimin Muhafadzah, sebuah tradisi tahunan yang menjadi kebanggaan pesantren.
Acara ini menampilkan santri dari tingkat 1 hingga tingkat 6 yang telah berhasil mengkhatamkan hafalan berbagai kitab kuning. Kitab-kitab tersebut meliputi berbagai disiplin ilmu penting, mulai dari akidah, nahwu, hingga sharaf, seperti Aqidatul Awwam, Awamil Al-Jurjani, Al-Jurumiyah, Amrithi, dan Alfiyah Ibnu Malik. Santri satu per satu tampil di hadapan para masyayikh dan hadirin, memperdengarkan hafalan mereka dengan penuh percaya diri dan penghayatan.

Pementasan ini bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan hafalan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen santri dalam menjaga tradisi keilmuan salaf yang telah diwariskan turun-temurun. Penampilan mereka disambut tepuk tangan dan doa restu para orang tua yang tampak terharu melihat putra-putrinya meniti jalan ilmu dengan sungguh-sungguh.
Dalam sambutannya, pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin mengingatkan bahwa ilmu yang dipelajari para santri adalah amanah yang kelak harus diamalkan untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, dan umat. Beliau juga berpesan agar para santri terus menjaga semangat belajar dan memuliakan ilmu di manapun berada.
Puncak acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada para khotimin sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka. Suasana haru tak terbendung ketika para santri bersalaman dengan para masyayikh, sebagai simbol meminta restu untuk keberkahan ilmu yang telah mereka peroleh.
✨ Semoga ilmu yang dihafal menjadi cahaya penerang jalan hidup, dan setiap bait yang diucapkan menjadi saksi cinta kita kepada ilmu, guru, dan Allah SWT. ✨
Penulis : Moh. Wildan Safriansyah
