Babakan Ciwaringin, Cirebon — Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai halaman Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin pada Ahad siang, 15 Juni 2025, saat santri putri menggelar acara khataman Al-Qur’an dan Juz ‘Ammah. Kegiatan ini menjadi puncak perjuangan para santri dalam menuntaskan bacaan Al-Qur’an dan Juz ‘Ammah, yang selama ini mereka pelajari dengan penuh kesabaran, semangat, dan bimbingan para ustadzah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh para santri putri yang telah menyelesaikan bacaan 30 juz serta juz 30 (Juz ‘Ammah). Suara merdu dan lantunan ayat penuh tajwid yang fasih memenuhi ruangan, menghadirkan suasana syahdu dan menenangkan hati. Setiap ayat yang dibaca seolah menjadi bukti ketekunan para santri dalam menjaga tradisi membaca dan mencintai Al-Qur’an.
Setelah pembacaan ayat, acara dilanjutkan dengan doa khatmil Qur’an yang dilantunkan bersama-sama. Doa ini dipanjatkan dengan penuh penghayatan, memohon kepada Allah SWT agar Al-Qur’an yang telah mereka baca menjadi penerang hidup, penuntun langkah, dan sumber keberkahan di dunia maupun akhirat. Tangis haru pun pecah, tak sedikit santri, guru, dan wali santri yang menitikkan air mata karena terharu dan bahagia atas capaian santri putri yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an dan Juz ‘Ammah.
Kegiatan ini semakin khidmat dengan pembacaan shalawat bersama dan lantunan syair pujian yang menambah kekhusyukan suasana. Selain itu, para santri putri yang khatam diberikan kenang-kenangan sebagai simbol apresiasi atas kegigihan dan kerja keras mereka dalam belajar membaca Al-Qur’an.
Acara khataman ini juga menjadi momen penguatan bagi para santri lain yang masih dalam proses belajar, untuk semakin semangat mendalami Al-Qur’an. Khataman bukan hanya simbol telah menuntaskan bacaan, tetapi juga momentum meneguhkan niat untuk terus memahami, menghafal, dan mengamalkan isi Al-Qur’an sepanjang hidup.

Khataman Al-Qur’an dan Juz ‘Ammah ini menegaskan komitmen Pondok Pesantren Assalafie dalam mendidik para santri putri agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan berpegang teguh pada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Semoga santri putri yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an dan Juz ‘Ammah ini senantiasa diberi kemudahan untuk menjaga hafalan, mengamalkan ajarannya, serta menjadi teladan dalam menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
Penulis : Muhammad Al-Farobby
