
Pengajian sorogan merupakan salah satu metode pembelajaran di pesantren yang dilakukan secara individual antara santri dengan ustadz atau kiai. Dalam metode ini, santri membaca dan menyetorkan kitab secara langsung untuk kemudian dikoreksi serta dibimbing, sehingga pemahaman terhadap materi dapat lebih mendalam.
Melalui pengajian sorogan, santri dilatih untuk lebih mandiri, teliti, dan disiplin dalam belajar, khususnya dalam memahami kitab kuning. Metode ini juga membantu meningkatkan kemampuan membaca serta menganalisis isi kitab secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing santri.

Adapun Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Pengajian Sorogan di Pondok Pesantren Assalafie yang diampu oleh Santri regular Assalafie Tingkat 1 & 2. Materi yang diterapkan merupakan materi dasar membaca kitab kuning dan materi dasar ilmu nahwu shorof,.
Pengajian ini umumnya bertempat di bagian jeramba asrama Santri dan dipimpin oleh kepengurusan pesantren kelas tingkat 1 Aliyah hingga 3 Aliyah. Kegiatan ini dilakukan ba’da sholat dzuhur berjama’ah Bersama bapak pengasuh dan selesai Ketika waktu menjelang sholat Ashar Berjama’ah.
Adapun untuk santri unggulan metode Auzan, melakukan pengajian sorogan Ketika ba’da ashar hingga menjelang maghrib dengan kepengurusan Asrama Darul Auzan sendiri. Sedangkan santri unggulan asrama Darut Tahfidz melakukan pengajian dengan program unggulannya di kediaman Bapak Pengasuh.
