Semarak Pekan Musabaqoh Santri Assalafie: Menggali Potensi, Menjaga Tradisi

Babakan Ciwaringin, Cirebon – Dalam rangka menyemarakkan semangat santri dalam berkompetisi secara sehat dan islami, Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin kembali menyelenggarakan Pekan Musabaqoh Santri, sebuah ajang tahunan yang menjadi tradisi keilmuan dan seni Islam di lingkungan pesantren.
Acara ini berlangsung selama dua pekan, mulai Kamis, 22 Mei hingga Kamis, 5 Juni 2025 M, yang bertepatan dengan 24 Dzulqa’dah hingga 5 Dzulhijjah 1446 H. Kegiatan ini menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh seluruh santri karena tidak hanya memberikan ruang aktualisasi diri, namun juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan kecintaan terhadap dunia pesantren.

Rangkaian lomba dalam Pekan Musabaqoh ini meliputi berbagai aspek: ilmu keislaman, seni, bahasa, dan pengembangan karakter. Berikut cabang lomba yang digelar:
1. Lomba Keilmuan & Hafalan:
– Muhafadzoh Kitab: Awamil al-Jurjani, Al-Jurmiyah, Amrithi, dan Alfiyah Ibnu Malik.
– Hafalan Juz ‘Amma.
– Qiroatul Kutub: pembacaan kitab kuning disertai pemahaman gramatikal.
– CCC (Cerdas Cermat Kitab Kuning).
2. Lomba Bahasa & Dakwah:
– Pidato dalam tiga bahasa: Arab, Indonesia, dan Inggris.
– Musabaqoh Puisi Islami: membacakan puisi keislaman dengan penghayatan dan intonasi.
– Lakon Sejarah Islam: penampilan drama perjuangan tokoh-tokoh Islam klasik dan kontemporer.
3. Lomba Vokal & Ibadah:
   – Lomba Adzan dan Bilal.
– MTQ dan Qira’ah

Pekan Musabaqoh ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pekan Musabaqoh Pondok Pesantren Assalafie, Yakni Ust. Ahmad Rifa`I, yang dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga warisan ulama salaf:

“Pekan Musabaqoh ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bentuk nyata dari mahabbah santri terhadap ilmu, adab, dan perjuangan menegakkan nilai-nilai Islam di tengah zaman.”

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan semangat berkompetisi, namun juga menanamkan nilai-nilai keikhlasan, tawadhu, ukhuwah, dan tanggung jawab. Santri yang tampil dalam setiap cabang lomba menunjukkan dedikasi tinggi, kreativitas, dan semangat belajar yang luar biasa.

Acara ini akan ditutup pada Kamis, 5 Juni 2025 M / 5 Dzulhijjah 1446 H, dengan malam penganugerahan juara yakni gebyar prestasi dan penampilan terbaik dari berbagai cabang lomba. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi bagian dari sejarah perjuangan santri dalam membumikan ilmu dan adab di tengah masyarakat.

penulis : Moh. Wildan Safriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *