Kreatif dan Berani! Santri Babakan Ciwaringin Pukau Penonton Lewat Karnaval Dakwah HSN 2026

CIREBON — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di kawasan Babakan Ciwaringin, Cirebon, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Suasana semakin semarak setelah pelaksanaan upacara bendera, saat ribuan santri turun ke jalan mengenakan bermacam busana unik serta menampilkan berbagai aksi kreasi seni dalam ajang karnaval budaya dan dakwah.

Usai barisan upacara dibubarkan, rute karnaval di sepanjang jalan kawasan Babakan Ciwaringin langsung dipadati oleh rombongan santri putra dan putri. Barisan santri putri menjadi salah satu daya tarik utama yang berhasil menyedot perhatian warga dan penonton.

Dalam parade tersebut, para santriwati membentangkan bentangan spanduk kreasi sambil memamerkan busana yang sangat kreatif dan tematik. Dengan gaya busana yang unik—mulai dari paduan rompi dengan topi koboi, hingga hiasan kepala unik menyerupai bentuk buah-buahan seperti anggur dan aneka ornamen buatan tangan—penampilan para santriwati menambah warna-warni kemeriahan parade.

Tidak hanya itu, peserta santriwati lainnya juga tampil anggun dan penuh semangat membawa berbagai poster motivasi serta ajakan kebaikan. Beberapa pesan yang diusung antara lain semangat belajar, pantang menyerah, hingga doa dan apresiasi mendalam untuk kedua orang tua. Ada pula rombongan santriwati yang tampil tematik menggunakan kostum daur ulang “Susu Sekolah” serta pakaian adat nusantara yang dipadu kain batik, diiringi tabuhan bedug di atas gerobak khusus sepanjang rute jalan.

Keseruan semakin memuncak saat rombongan santri putra menampilkan pertunjukan atraksi seni dan ketangkasan di area terbuka. Aksi spektakuler seperti atraksi semburan api (fire breathing) menggunakan obor dibawakan dengan penuh percaya diri, diiringi ritme musik perkusi yang menggugah semangat dari para santri.

Melalui kegiatan karnaval yang digelar setelah upacara ini, para santri di Babakan Ciwaringin Cirebon tidak hanya merayakan momen bersejarah Hari Santri Nasional, tetapi juga membuktikan bahwa santri adalah generasi yang kreatif, berbudaya, serta terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Penulis: Muhammad Muflikh Naufal